Catatan Lamers

09 August 2017

Cara Flashing BIOS VGA AMD yang Bricked Karena Bad BIOS

  No comments
August 09, 2017

Assalamualaikum
Setelah kurang lebih 2 Bulan Blog Catatan Lamers tidak saya update, Kini saya berkesempatan untuk menulis sebuah Artikel tentang bagaimana caranya memperbaiki VGA AMD yang tidak terdeteksi (Brick / Bad BIOS) karena kesalahan BIOS dengan cara melakukan Flashing BIOS VGA kembali menggunakan Software Atiflash.

Karena ini Artikel pertama saya semenjak 2 bulan lalu, makanya mungkin artikel ini akan Panjang karena dalam artikel ini saya akan menceritakan dari awal tentang pengalaman saya yang menyebabkan Artikel ini saya publish. Jadi buat yang malas Baca bisa langsung skip aja ke Pembahasan Tutorial flashing BIOS VGA (Solusi) yang ada di bagian Bawah artikel ini.

Belum lama ini kira-kira seminggu sebelum artikel ini saya tulis, saya membeli sebuah VGA Card bekas dari salah seorang teman. Merek dan Typenya adalah HIS Radeon R7 240 2GB (HIS R7 240 iCooler 2GB DDR3 PCI-E HDMI/SLDVI-D/VGA).
Repair BIOS HIS Radeon R7 240 2GB
Walaupun kondisi second namun VGA ini masih kinclong, karena menurut pemilik sebelumnya, VGA ini digunakan Hanya kurang lebih 15 Menit semenjak dibelinya dari toko karena alasanya tidak terbaca di Monitor (Rusak Katanya) padahal yang sebenarnya VGA ini dalam keadaan sehat Walafiat hanya saja perlu di ubah settingan display pada BIOS dari Onboard/IGD ke PCI/PCI-E agar VGA ini bisa digunakan.

Kebetulan juga saya baru mulai belajar atau baru mengenal yang namanya Mining Cryptocurrency, atau biasa di kenal dengan istilah Nambang BTC. Karena tidak puas dengan Hasil dari HIS Radeon R7 240 makanya saya mulai mencari VGA RX 470/480 di toko-toko Online karena dari informasi yang saya baca, VGA RX Series (470,460,570,580) ini merupakan VGA yang bagus untuk digunakan Mining. Namun sayang, setelah berjam-jam menelusuri berbagai Lapak saya tidak menemukan Penjual atau toko yang punya Stok VGA tersebut. Akhirnya pilihan terakhir saya memesan VGA Powercolor RX 460 4GB DDR5 128Bit
Powercolor RX 460 4GB

Hasil Mining RX 460 ini memang jauh lebih baik daripada R7 240, namun saya masih belum puas karena itu saya mencoba mencari-cari petunjuk lainya seperti Overclock hingga Flashing BIOS untuk meningkatkan Performa dari RX 460 ini.

Mulailah saya membaca dan mempraktekan step by step Artikel dari salah satu Forum luar yang membahas tentang Flashing BIOS Powercolor RX 460 4GB. sialnya, setelah selesai mengikuti tutor barulah saya membaca notes di akhir artikel yang menyebutkan bahwa "Usahakan hanya ada 1 VGA Card saja yang terpasang di Mainboard ketika melakukan Flashing BIOS". Setelah membaca kalimat tersebut barulah muncul sedikit rasa panik karena kebetulan ke 2 VGA tadi sedang saya gunakan di Mainboard yang sama. HIS R7 240 saya colok langsung di Slot PCI-E 16x sedangkan RX 460 saya hubungkan menggunakan PCI-E Riser.

Setelah saya coba merestart PC barulah kepanikan saya terbukti. yaitu VGA Primary (R7 240) yang terpasang di Slot PCI-E Mainboard tadi sudah tidak terdeteksi dengan indikasi hanya muncul tulisan No Signal pada layar monitor. setelah saya Coba tukarkan Posisi R7 240 yang ada di Slot Mainboard dengan RX 460 yang ada di PCI-E Riser sehingga VGA primarinya menjadi RX 460 barulah Komputer hidup Normal kembali.

Namun setelah saya cek di device Manager, R7 240 sudah tidak terdeteksi lagi. Analisa saya, berarti tadi yang di terflash bukan RX 460 melainkan R7 240 karena pada baris perintah aplikasi atiflash ada parameter yang menunjukan ID VGA mana yang ingin di Flash dan waktu saya melakukan Flashing saya menggunakan VGA dengan ID 0 yang mana ID tersebut adalah milik R7 240 karena ia dalam posisi VGA Utama sedangkan RX 460 memilik ID 1 karena posisinya secondary.

Ini artinya BIOS yang sekarang ada di dalam Chip BIOS R7 240 adalah Bios untuk RX 460, karena itulah kini R7 240 sudah tidak terdeteksi dikarenakan masalah kegagalan BIOS. 

Setelah beberapa jam saya mencoba mencari solusi namun masih belum ketemu, saya pun mencoba untuk pasrah saja dengan keadaan R7 240 yang kini tidak bisa dipakai lagi, Pikir saya toh harganya juga murah ketika saya beli beberapa hari lalu, yang penting masih ada RX 460 yang dalam keadaan masih Normal.

Entah karena rasa penasaran atau karena ada bisikan setan, saya pun kembali melakukan Flashing BIOS pada RX 460 menggunakan BIOS yang saya download dari artikel yang saya baca tadi. Syukurnya kali ini berhasil ter-Flash BIOS nya tanpa maslah selanjutnya saya cek menggunakan Aplikasi Techpower GPU-Z memang benar ada peningkatan pada Shaders yang sebelumnya 896 kini menjadi 1024 seperti yang di tunjukan pada artikel tersebut.
Before & After Flashing BIOS RX 460
Before & After Flashing BIOS RX 460
Setelah beberapa menit saya gunakan barulah muncul masalah baru, yaitu tiba-tiba Driver RX 460 tidak terdeteksi (Di Device Manager ada tanda seru berwarna kuning pada Driver Display RX 460), dan walaupun sudah beberapa kali saya install kembali driver yang baru masalah tersebut masih belum beres juga.

Karena Sudah berapa banyak macam driver yang saya download namun Driver masih belum juga Fix maka saya memutuskan untuk flashing BIOS kembali ke BIOS aslinya yang sebelumnya sudah saya Backup menggunakan Aplikasi  Techpower GPU-Z.

Dikali ke 3 saya melakukan Flashing BIOS ini lagi lagi saya mendapati masalah serius yaitu sewaktu melakukan Flashing saya keliru menulis nama ROM yang seharusnya saya tulis ROM/File BIOS milik RX 460 akan tetapi yang saya tulis adalah Nama file BIOS/ROM milik R7 240 yang saya Download dari Internet.

Keadaanya kini sudah sangat parah menurut saya saat itu Apalagi RX 460 yang baru berumur 2 hari ini saya beli dengan harga yang cukup lumayan.  kedua VGA yang tadinya masih normal kini dalam Bricked dan tidak bisa digunakan karena keteledoran saya sendiri, Pertama karena lupa menentukan ID VGA, dan yang kesalahan kedua saya keliru memilih nama File BIOS. 

Akhirnya setelah lama saya berputar-putar saya menemukan sebuah titik terang dari sebuah Postingan di Forum luar oleh salah seorang member di Forum tersebut yang mengalami hal serupa seperti saya, yaitu ia juga salah memilih ROM namun VGA yang ia miliki berbeda dengan milik saya sekarang ini.

SOLUSI : 

Ringkasnya, menurut Postingan pada forum tersebut untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan cara menghubungkan Kaki Chip/IC BIOS nomor 1 dan 8 agar VGA bisa kembali dideteksi dari aplikasi Atiflash, dan ketika sudah terdeteksi barulah kita bisa melakukan Flashing BIOS VGA kembali menggunakan ROM yang sesuai dengan VGA tersebut.

Kedengaranya memang mudah, namun ternyata sulit karena yang pertama harus dilakukan adalah menentukan yang mana IC Bios yang ada pada Papan Sirkuit VGA.

Part I HIS R7 240 Repair BIOS

Saya mulai dengan VGA  R7 240 Terlebih dahulu ,hal yang saya lakuka adalah mencatat kode-kode yang ada di bagian atas IC VGA R7 240 lalu mencari informasi mengenai kode-kode tersebut di Google untuk menemukan mana IC BIOS pada VGA R7 240. Cara saya menemukanya adalah dengan memperhatikan hasil pencarian Google yang ada kaitanya dengan VGA atau BIOS. Hanya bermodalkan tebak-tebakan itulah saya menetukan IC BIOS pada VGA R7 240.

Setelah mendapatkan IC Bios, saya kembali mencari tahu urutan atau nomor pin pada Chip ini untuk mengetahui letak pin atau kaki nomor 1 dan nomor 8. Berdasarkan referensi dari internet, saya mengetahui bahwa kaki Nomor 1 dari setiap IC itu adalah kaki yang paling berdekatan dengan tanda titik atau lubang kecil yang ada pada IC
Nah saya solder pake kabel di kaki pin nomor 1 dan Nomor 8 seperti pada gambar dibawah ini
Selanjutnya Setting BIOS agar VGA yang digunakan adalah VGA Onboard. Lalu shutdown PC. setelah itu Pasang kembali VGA yang sudah tadi di solder ke slot PCI-E lalu nyalakan kembali PC.

Setelah masuk ke Windows , Download aplikasi ATIFLASH melalui Link Ini (Download Atiflash)
Extract file atiflash lalu masuk ke folder hasil extract tadi
Didalam folder Atiflash tekan CTRL+SHIFT dan Klik Kanan lalu pilih Open Command Window here maka akan terbuka Commandprompt dengan direktori aktifnya berada di dalam folder atiflash tadi
Selanjutnya ketik atiflash -i lalu enter. pada kasus yang saya alami terlihat Error pada BIOS VGA HIS R7 240 (Oland) seperti pada gambar dibawah ini. Jika muncul seperti ini , itu artinya ada pertanda baik, karena walaupun dalam keadaan Error, VGA sudah terdeteksi oleh software atiflash

Karena sudah terdeteksi, maka langkah selanjutnya adalah melakukan flashing BIOS kembali menggunakan BIOS yang cocok. Namun hal ini tidak bisa dilakukan karena BIOS dalam keadaan unwritable dan agar bisa di Flash kembali kita harus memutuskan hubungan dari PIN 1 dan PIN 8 dengan cara melepaskan kabel yang tadi kita solder.
BIOS Tidak bisa di Flash

Karena sementara dalam keadaan terpasang pada PC yang menyala, maka tidak memungkinkan untuk saya melepas kabel tersebut dengan solder, jadinya saya gunting saja kabel tersebut untuk memutuskan jumper dari pin 1 ke pin 8 tadi
Setelah terputus barulah bisa dilakukan flash dengan cara ketik atiflash -f -p 0 namarombios.rom lalu restart PC anda untuk mengetahui hasilnya. Terlihat pada gambar dibawah ini dibagian Old Product nampak jelas bahwa BIOS yang sedang digunakan adalah BIOS Milik Powercolor RX 460 4GB DDR5. Perhatikan juga pada bagian New Product disitu terlihat BIOS baru yang sudah di masukan kedalam IC, Jika ternyata pada bagian New product ini ada kesalahan maka jangan dulu di restart PC anda, Cari dulu BIOS yang tepat lalu Flash kembali, setelah yakin BIOS yang digunakan sudah cocok barulah Restart PC anda.

Jika anda memiliki Backup BIOS nya, silahkan gunakan file backup tersebut, namun jika tidak punya silahkan mengunjungi Situs Techpower lalu cari dan pilih BIOS untuk VGA yang sama persis dengan milik anda.

Hasilnya setelah di restart Kini VGA HIS R7 240 2GB sudah terdeteksi kembali pada Device Manager (Lupa saya capture) langkah selanjutnya tinggal menginstal Drivernya kembali agar bisa berfungsi seperti semula

Part 2 Powercolor RX 460 4GB DDR5 Repair BIOS

Setelah berhasil membangunkan kembali HIS R7 240 dari mati surinya, selanjutnya saya copot dulu R7 240 dari PCI-E karena ada pasien ke 2 yang harus saya tangani yaitu RX 460 4GB

Langkah-langkahnya sama persis ketika memperbaiki BIOS R7 240 tadi, yaitu mulai dengan mencari bagian IC mana yang merupakan IC BIOS dengan cara mencatat serta searching kode-kode yang tertera pada badan IC.

Setelah saya menentukan IC BIOS pada RX 460 ini, selanutnya saya solder PIN 1 dan PIN 8 menggunakan kabel pendek seperti sebelumnya pada R7 240 dilanjutkan dengan menjalankan aplikasi atiflash dengan perintah atiflash -i. Namun ternyata tak semudah yang saya bayangkan. karena walaupun sudah di solder pin 1 dan 8, atiflash masih belum mendeteksi adanya RX 460 ini. berulang kali saya coba hasilnya tetap sama saja VGA masih belum terdeteksi oleh atiflash

Kembali saya mencari informasi tambahan yaitu dengan mencari datasheet dari IC Bios tersebut, dan setelah saya baca, ternyata urutanya berbeda dengan IC BIOS R7 240. Pantas saja atiflash tidak mendeteksi RX 460, karena rupanya saya salah menghubungkan kaki pin IC Biosnya. Urutan kaki RX 460 bisa anda lihat pada gambar dibawah ini.
dibawah ini Gambar IC BIOS RX 460 4GB milik saya yang sudah saya solder kaki pin 1 dan 8 dengan benar.
Ternyata benar, setelah saya coba kembali menggunakan atiflash dengan perintah atiflash -i, sekarang RX 460 sudah terdeteksi.
selanjutnya saya tinggal melakukan flashing BIOS yang cocok dengan cara yang sama seperti saat melakukan Flashing pada R7 240 Sebelumnya

Nah hasil akhirnya terlihat, kini kedua VGA sudah terdeteksi kembali dan dalam keadaan Normal :D.


Sekian dan Terimakasih
Wassalam.



Read More

16 June 2017

Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT

  1 comment
June 16, 2017

Assalamualaikum
2 Hari yang lalu saya sempat membantu seorang teman melakukan konfigurasi Mikrotik di warnetnya, sebagai imbalanya saya di hadiahi sebuah Wireless Router bekas miliknya yang entah ia dapatkan dari mana. Router tersebut adalah TP-Link TL-WR841ND, keadaanya cukup memprihatinkan, karena saat dihibahkan kesaya router tersebut sudah tidak lagi memiliki ke dua antenanya dan juga tidak lagi memiliki adaptornya.

Singkat cerita, sampai dirumah saya pakaikan antena TP-Link 9dBi yang dulu pernah saya beli namun tidak jadi dipakai. Tak hanya itu saja, Firmware bawaan tplinknya pun langsung saya coba ubah menjadi DD-WRT biar bisa difungsikan sebagai Repeater Hotspot.

Nah, Cara mengupgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND ke DDWRT adalah sebagai berikut
  • Kunjungi situs Resmi DD-WRT untuk mendownload File Firmware yang akan kita flash ke dalam TP-Link TL-WR841ND
  • Download 2 buah yaitu factory-to-ddwrt.bin dan file tl-wr841nd-webflash.bin
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Setelah di Download nyalakan Router TL-WR841ND lalu hubungkan pada PC/Laptop menggunakan Kabel LAN
  • Setelah itu Akses menu konfigurasinya melalui browser lalu masuk ke menu System Tools lalu pilih sub menu Firmware Upgrade
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Klik File lalu pilih File factory-to-ddwrt.bin lalu klik Upgrade 
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Tunggu hingga Proses Upgrade selesai
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • saat proses upgrade telah selesai maka sampai disini anda sudah mendapati halaman konfigurasi TP-Link sudah berubah menjadi DDWRT
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Selanjutnya Klik menu Administration lalu klik sub menu Firmware Upgrade terus pilih file kedua yang sudah kita download tadi yaitu file tl-wr841nd-webflash.bin lalu klik Upgrade
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Tunggu Proses Upgrade Selesai
    Upgrade Firmware TP-Link TL-WR841ND Menjadi DD-WRT
  • Selesai



Wassalam

Read More

29 May 2017

Membuat Timer Jquery Countdown dan Session PHP

  No comments
May 29, 2017

Assalamualaikum, dihari ke 3 Bulan Ramdhan tahun ini, saya ingin membahas tentang bagaimana caranya membuat timer menggunakan bantuan Jquery Countdown dan Pemrograman PHP untuk menyimpan nilai waktunya kedalam Session.

Ceritanya beberapa waktu lalu, saya membantu seorang teman membuat sebuah aplikasi Ujian berbasis Web untuk diterapkan disekolahnya atau lebih tepatnya CBT (Computer Based Test). Ide awalnya adalah membuat sebuah sistem yang mirip dengan CBT versi Ujian Nasional yang baru saja selesai dilaksanakan di sekolah-sekolah.

Karena namanya ujian berbasis komputer (Computer Based Test) maka sudah tentu untuk penentuan waktunya pun harus dibuat menggunakan sistem secara otomatis. Cara kerjanya saat Tombol ujian diklik maka Timer akan mulai menghitung mundur (Countdown) sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh Guru atau admin sistem. Waktu tersebut akan tersimpan kedalam Session menggunakan PHP agar walaupun halaman di refresh waktu akan terus tersimpan dan terus berjalan karena nilai waktunya sudah disimpan kedalam SESSION
Membuat Timer Jquery Countdown dan Session PHP

Atas dasar tersebutlah maka saya mencoba membuat beberapa model timer yang salah satunya adalah timer menggunakan Plugin Jquery Countdown ini.

Untuk mulai membuatnya silahkan Download Package Plugin melalui situs Resminya  yaitu Keith-Wood atau klik Link disamping ini (Download Jquery Countdown).


  • Setelah di Download, Extract file Zip tersebut. Didalamnya anda akan menemukan sebuah File index.html dan 3 buah Folder yaitu CSS, IMG dan Folder JS
    Membuat Timer Jquery Countdown dan Session PHP
  • Pindahkan semuanya Folder utama kedalam Folder webserver anda karena kita akan menggunakan PHP nantinya
  • Hapus File Index.html lalu buatlah file baru dan beri nama index.php lalu isikan Script dibawah ini kedalamnya

Simpan File tersebut lalu coba akses menggunakan browser untuk melihat hasilnya

Sekilas tentang Code

  1. Baris no 2 hingga nomor 8 adalah perintah PHP untuk membuat session 
  2. baris Nomor 10,11 dan 12 adalah perintah HTML untuk memanggil jquery countdown
  3. Pada baris 13-14 adalah baris perintah untuk menampilkan timernya
  4. Baris 17-21 adalah fungsi ketika waktu telah sampai pada detik ke 0. pada contoh kali ini saya membuat pesan dalam alert, setelah itu otomatis melakukan submit data pada form yang memiliki id frmSoal
  5. Baris ke 28 adalah Perintah untuk memasukan nilai detik kedalam Variabel waktu, dalam hal ini nilainya adalah 180 (3 Menit).

Sekian dulu pembahasan singkat tentang timer jquery Countdown menggunakan Session PHP kali ini. 
Wassalam



Read More

26 May 2017

Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life

  1 comment
May 26, 2017

Sewaktu dulu saya bekerja sebagai Staff IT di salah satu perusahaan di daerah saya memberikan banyak pelajaran berharga terutama berkaitan dengan Printer. karena selama kerja di perusahaan tersebut saya banyak belajar bagaimana menangani permasalahan-permasalahan yang sering dialami pada printer khususnya Printerk Merek Epson.

Sore ini ada tetangga yang minta tolong untuk mengecek masalah pada printernya yang kebetulan adalah printer Epson L120. sudah tidak asing lagi bagi saya dengan printer jenis ini karena memang Printer ini banyak digunakan di Kantor tempat saya dulu bekerja. Setelah saya cek, Masalah yang dialami printer milik tetangga saya ini yaitu dengan adanya indikator Blinking led dan ada notifikasi Error saat akan melakukan print dengan pesan sebagai berikut " A Printer's ink pad is at the end of services life. Please contact Epson Support".
Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life

Dari pesan tersebut saya bisa mengenali penyebab dan solusi untuk masalah ini. Untuk penyebabnya silahkan di Translate saja pasti anda pun bisa mengetahui apa maksud dari pesan ini. sedangkan untuk solusinya simpel saja yaitu dengan melakukan Reset pada Printer Epson L120 ini

Yang dibutuhkan

Langkah Kerja
  1. Hidupkan printer, lalu hubungkan ke Komputer 
  2. Download aplikasi Reseter melalui Link diatas
  3. Extract file reseter tersebut menggunakan aplikasi Winrar/Winzip
  4. Jalankan aplikasi Reseter
  5. Pilih dan Klik Particular Adjusment Mode
    Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life
  6. Pilih Waste Ink Pad Counter lalu klik Ok
    Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life
  7. Centang Main Pad Counter, lalu klik Check, Setelah itu Klik Intialize
    Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life
  8. Maka akan muncul sebuah form baru yang meminta anda untuk mematikan (Turn Off) Printer
    Printer L120 Blinking - Ink Pad is at the end of its service life
  9. Matikan Printer dengan menekan tombol power, lalu tunggu beberapa detik setelah itu hidupkan kembali
  10. Klik Finish pada aplikasi Reseter maka Printer sudah siap digunakan kembali seperti sedia kala


Mungkin seperti itu saja yang bisa saya bahas pada artikel Reset Printer Epson L120 kali ini.
Sekian dan terima kasih
Wassalam

Read More

Tutorial Flashing Oppo Neo 3 / Oppo R831K Menggunakan SP Flash Tools

  No comments
May 26, 2017

Setelah sukses memperbaiki Oppo Yoyo (R2001)  Milik teman yang katanya Bootloop, kini saya kebanjiran orderan servis. Padahal nyatanya saya sendiri hanya mengandalkan Google sebagai penjawab setiap pertanyaan yang di lontarkan kepada saya dan tak mampu untuk saya jawab.

Kali ini ada sebuah smartphone yaitu Oppo Neo 3 atau Oppo R831K yang mengalami sedikit masalah berupa muculnya pesan error "error message unfortunately the process com android phone has stopped " . Dari Notifikasi tersebut saya bisa mengenali beberapa hal penyebab hal ini terjadi, dan juga saya punya beberapa solusi dari setiap penyebab tersebut, mulai dari Hapus dalvik Cache, Format data & Cache, Nonaktikan Time Auto Sync dan lainnya.  Namun ternyata kesemuaan Cara tersebut belum memberikan hasil yang memuaskan untuk saya

Mau tidak mau akhirnya saya memtutuskan untuk melakukan Flashing sebagai langkah akhir untuk menangani permasalahan ini.

Bahan-Bahan Flashing

Langkah Kerja
  1. Untuk melakukan Flashing pada Oppo Neo 3 menggunakan SP Flash tools sebenarnya langkah-langkah sama saja seperti melakukan Flashing pada Smartphone lainya Khususnya Oppo, yaitu dimulai dengan menginstall Driver USB yang bisa di download melalui link diatas
  2. Selanjutnya Extract File Firmware Oppo R831K
  3. Jalankan Aplikasi SP Flash Tools
  4. Setelah aplikasi SP Flash Tools Terbuka, Klik Scatter Loading lalu arahkan ke folder Hasil Extract firmware Oppo R831K tadi lalu pilih file Scatter loadingnya
    Tutorial Flashing Oppo Neo 3 / Oppo R831K Menggunakan SP Flash Tools
  5. Preloader dan UBoot tidak perlu di centang
  6. Pastikan pada menu Dropdown terpilih Download Only lalu klik Download
  7. Matikan Smartphone Oppo Neo 3 anda lalu Copot Baterainya
  8. Dalam keadaan tanpa baterai, Tekan dan tahan tombol Volume UP lalu colok kabel USB
  9. Jika Driver telah berhasil terinstall tanpa masalah, maka otomatis, SP Flash Tools akan otomatis mendeteksi adanya Device dan otomatis pula Proses Flashing akan berjalan
    Tutorial Flashing Oppo Neo 3 / Oppo R831K Menggunakan SP Flash Tools
  10. Tunggu hingga proses flashing selesai, sampai muncul notifikasi sukses.
    Tutorial Flashing Oppo Neo 3 / Oppo R831K Menggunakan SP Flash Tools
  11. Copot kabel USB lalu pasangkan Baterai kembali dan Hidupkan Smartphone Oppo Neo 3/ R831K dengan menekan tombol Power
  12. Selesai


Sekian dan Terima kasih
Wassalam


Read More

15 May 2017

Membuat Form Edit PHP pada Modal Bootstrap

  1 comment
May 15, 2017

Assalamualaikum
Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman yang tengah membuat sebuah sistem informasi untuk sekolah tempat ia bekerja bertanya pada saya perihal membuat Form Edit data menggunakan PHP namun Form tersebut ada pada Modal Bootstrap.
Membuat Form Edit PHP pada Modal Bootstrap

pertanyaan tersebut membuat saya teringat ketika Dulu sewaktu duduk dibangku kuliah saya sempat mendapati hal yang serupa, yaitu saya kesulitan membuat form edit jika ditampilkan pada modal Bootstrap, Akhirnya pada waktu itu karena saya tidak tahu cara membuatnya, terpaksa saya gak jadi pake Modal melainkan saya buatkan halaman baru untuk mengedit data.

Seiring berjalanya waktu akhirnya setelah kesana kemari mencari petunjuk akhirnya saya bisa juga menampilkan form edit pada Modal Bootstrap menggunakan bantuan Javascript

Skenario yang akan saya jadikan contoh untuk penerapan Form edit Pada Bootstrap kali ini adalah sbb :
  1. Saya mempunyai sebuah database dengan nama "modal"
  2. dengan 1 buah tabel dengan nama "siswa"
  3. didalam tabel siswa terdapat 3 field yaitu id, nama dan umur
  4. Saya akan menampilkan isi data dari tabel siswa tersebut kedalam sebuah Tabel HTML yang mempunya sebuah tombol Edit untuk tiap masing-masing datanya
  5. saat tombol Edit diklik maka akan muncul sebuah modal bootstrap yang didalamnya terdapat data berupa nama dan umur yang bisa di edit berdasarkan id pada masing-masing data tersebut
Untuk Mempersingkatnya langsung saja kita praktekan
1. Buat dulu database dengan tabel dan field2nya berdasarkan skenario diatas
2. Buat sebuah file dan beri nama index.php lalu diisi dengan Source Code dibawah ini

3. Selanjutnya buat lagi sebuah file dengan nama koneksi.php dengan source code dibawah ini

4. Buat sebuah file lagi lalu beri nama detail.php dengan source codenya seperti yang ada dibawah ini
5. Buat lagi 1 file terakhir dan beri nama edit.php lalu isikan Source code dibawah ini

Buat yang gak mau ribet, silahkan langsung download aja script lengkapnya (Beserta SQLnya) melalui link dibawah ini
Download Form Edit Modal Bootstrap
Sekian dan Terima kasih

Read More

Tutorial Ampuh Atasi "PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded" Pada SP Flash tools

  No comments
May 15, 2017

Assalamualaium
Sore tadi, seorang teman yang minta tolong ke saya untuk mengecek Androidnya yang katanya Error. Setelah saya cek, ternyata memang benar saja, Setiap kali dihidupkan Android milik teman saya ini yang kebetulan mereknya adalah Oppo yoyo (R2001) ini tidak bisa masuk ke Homescreen karena nyangkut di Recovery mode. Sudah saya coba Wipe data/ Cache namun masih tetap kembali ke Recovery mode setiap kali Oppo yoyo ini dihidupkan.
Tutorial Ampuh Atasi "PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded" Pada SP Flash tools

Langkah selanjutnya saya mencoba flashing Oppo yoyo ini melalui Recovery mode, Caranya :
  1. Saya mendownload File ROM untuk Oppo Yoyo (R2001) dari situs Resmi Oppo
  2. Setelah didownload ROM yang dalam bentuk ZIP tersebut saya letakkan di Eksternal Memory/SD Card dan saya letakan diluar folder
  3. Setelah itu pada menu Recovery mode saya memilih Install From SD lalu saya pilih ROM yang tadi sudah ditaruh didalam memory eksternal
    Tutorial Ampuh Atasi "PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded" Pada SP Flash tools
  4. Otomatis, proses flashing akan mulai berjalan

Setelah Selesai flashing saya coba reboot kembali, namun ternyata Masalah masih belum teratasi, karena lagi-lagi setelah dihidupkan Oppo yoyo ini kembali masuk ke menu Recovery

Karena gagal dengan cara diatas maka saya coba Melakukan flashing kembali menggunakan PC dengan bantuan aplikasi SP Flash Tools, Caranya adalah sebagai berikut :
  1. Untuk melakukan Flashing menggunakan SPFT (SP Flash Tools) maka ROM yang akan digunakan berbeda dengan ROM yang digunakan saat melakukan flashing menggunakan Recovery mode, akhirnya mau tidak mau saya mendownload kembali ROM untuk Flashing menggunakan SPFT melalui link ROM Oppo R2001
  2. Setelah didownload Extract File ZIP tersebut menggunakan Winrar (Pass RAR : oppo2)
  3. Selanjutnya install juga Driver USB MTK
  4. dan yang paling penting yaitu Download juga aplikasi SP Flash Tools Versi 5
  5. Setelah semuanya siap, buka atau jalankan aplikasi SPFT lalu Klik tombol Scatter Loading, lalu arahkan ke folder hasil extract dari ROM yang tadi sudah didownload, lalu pilih File Scatternya
    Tutorial Ampuh Atasi "PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded" Pada SP Flash tools
  6. Pada menu dropdown pilih Download Only lalu klik Download
  7. Matikan Oppo yoyo, untuk memastikannya saya mencopot baterai selama kurang lebih 5 detik selanjutnya saya pasang kembali baterainya.
  8. Masih dalam posisi Off, saya menekan dan menahan tombol Volume Up, diwaktu yang bersamaan saya mencolok kabel USB dari PC ke Smartphone Oppo hingga Oppo terdeteksi pada aplikasi SPFT.

Nah disini saya menemukan masalah baru yaitu ketika PC sudah mendeteksi adanya Oppo yoyo tiba-tiba SPFT memberikan pesan Error berupa "PMT Changed For The ROM:it Must Be Downloaded". dan proses flashing pun tidak berhasil lagi.
Tutorial Ampuh Atasi "PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded" Pada SP Flash tools
Sebelum saya mengulangi kembali proses flashing dari Awal saya mencoba melakukan Format dengan cara
  • pada SPFT saya klik tab Format lalu pada radio button saya pilih Auto Format Flash dan Format whole flash except bootloader dilanjutkan dengan menekan tombol Start
  • Setelah proses Format selesai saya mengulangi kembali melakukan Flashing dan Sukses ditandai dengan adanya notifikasi sukses yang ditampilkan oleh SPFT

Sampai pada tahap ini seharusnya Oppo yoyo sudah bisa kembali hidup normal setelah di reboot/restart , namun pada kasus kali ini, flashing menggunakan SPFT masih tetap saja belum menyelesaikan masalah, karena lagi-lagi Oppo Yoyo (R2001) milik teman saya ini masih kembali masuk ke Recovery mode

Karena sudah berulang-ulang kali diflash namun masih tetap saja bermasalah, saya pun menaruh curiga penyebab kerusakan ada pada perangkat kerasnya. Asumsi saya kemungkinan besar Tombol volume Down yang ada pada Oppo milik teman saya ini mengalami kerusakan sehingga setiap kali direstart tombol Volume Down tertekan bersamaan dengan tombol Power sehingganya selalu masuk ke recovery mode. 

Penasaran dengan asumsi tersebut, saya mencoba membongkar Casing belakang agar tombol volume tidak terjepit. setelah saya coba hidupkan dengan menekan tombol power, ternyata benar Masalahnya ada pada tombol Volume Down yang tertekan. karena saat tombol volume down saya longgarkan kini Oppo Yoyo (R2001) sudah bisa hidup kembali dan masuk ke menu Homescreen seperti dalam keadaan normalnya.

Dari pengalaman ini saya mendapatkan pelajaran berupa 
  • Cara Flashing Oppo Yoyo (R2001) Tanpa PC alias dengan menggunakan Recovery Mode
  • Cara Flashing Oppo Yoyo (R2001) menggunakan SP Flash Tools
  • Mengatasi Masalah PMT Changed For The ROM: It Must Be Downloaded


Sekian cerita saya hari ini, 
Terima kasih
Wassalam .

Read More

04 May 2017

Sekilas Tentang Load Balancing dan Fail Over

  No comments
May 04, 2017

Assalamualaikum
Load Balancing adalah sebuah tekhnik membagi beban jaringan (traffic) melalui beberapa link yang tersedia dengan maksud untuk meningkatkan throughput, mengurangi respon time dan juga menghindari penumpukan traffic yang berlebihan. Untuk menerapakan Load Balancing pada mikrotik dibutuhkan 2 atau lebih link untuk mencapai host tujuan

Misalkan sebuah Router Mikrotik terhubung ke Internet melalui 2 ISP, sebut saja ISP A dan ISP B. Ini jelas artinya Mikrotik memiliki 2 Link untuk menuju internet dan diharapkan pula traffic yang berasal dari internet akan melalui 2 link tersebut secara seimbang (Balance).
Sekilas Tentang Load Balancing dan Fail Over

Dengan adanya 2 atau lebih link menuju host tujuan, maka Router Mikrotik seharusnya bisa memanfaatkan link yang tersedia dengan membagi beban secara merata ke link-link tersebut dan bisa menerapkan redudancy (Cadangan)

Redudancy sendiri hanya bisa tercapai jika Mikrotik memiliki beberapa link, Contoh pada skenario kali ini adalah 2 Link ISP. Sehingga jika salah satu link Down atau bermasalah maka keseluruhan trafik akan di lewatkan pada Link yang sedang normal. Kondisi ini biasa disebut dengan nama Fail Over. karena itulah seringkali istilah Load Balancing selalu erat kaitanya dengan Fail over.

Dari paragraph diatas dapat disimpulkan bahwa Teknik Load Balancing + Fail Over adalah teknik membagi beban ke beberapa link sekaligus menyediakan link cadangan jika terjadi kegagalan pada salah satu link.

Walaupun seringkali dalam penerapannya Loadbalancing kerap di sandingkan dengan Failover, namun hal ini tidak menjadikan keduanya menjadi 1 kesatuan. karena dalam beberapa kasus bisa saja terjadi Mikrotik bekerja hanya menggunakan Loadbalancing saja atau bisa juga hanya menggunakan tekhnik Failover tanpa Loadbalancing

Sekian dan Terima kasih



Read More

22 April 2017

Tutorial Cara Install Cordova/Phonegap Di Windows 7

  No comments
April 22, 2017

Assalamualaikum
Minggu kemaren saya diminta oleh seorang teman untuk dibuatkan sebuah Aplikasi Android yang rencananya akan digunakan untuk keperluan tugas akhir. Saya sendiri sebenarnya tidak mengerti Pemrograman Android, karena saya fokusnya hanya di pemrograman berbasis Web seperti PHP

Seiring berkembangnya Tekhnologi dan pengetahuan, kini untuk menjadi Programmer android tidak lagi harus menguasai bahasa pemrograman Java atau bahasa C karena sudah banyak jalan yang bisa dilakukan untuk membangun sebuah aplikasi Android dengan mudah, Contohnya saja bisa dengan menggunakan Aplikasi App Inventor dan lain sebagainya. Dan tak kalah kerennya lagi, kini programmer Web pun bisa membuat aplikasi Android dengan modal HTML5. 

Salah satu Framework yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi Android dengan HTML5 adalah Cordova (Dulunya Phonegap). Dengan adanya Cordova inilah akhirnya saya memutuskan untuk menyanggupi permintaan teman saya untuk dibuatkan Aplikasi Android.

Tentunya untuk memulai berkenalan dengan Cordova ya jelas harus di install dan di persiapkan dulu di komputer. Nah caranya adalah Sebagai berikut

Bahan bahan 


Langkah Langkah Instalasi
  1. Setelah Didownload Install ketiga Aplikasi tersebut, Caranya ya seperti install aplikasi biasa lainnya, tinggal di Next next sampe Finish
  2. Selanjutnya mengatur Variabel di System Environtment Windows caranya Klik kanan di Icon Computer terus pilih Properties lalu pilih advance System Setting, lalu klik Environtment Variabels terus pindah ke Tab Advanced 
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  3. Pada bagian User Variables Klik New, di Kolom Variable Name diisi dengan nama JAVA_HOME terus di Value isi dengan lokasi penginstallan JDK
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  4. Masih Pada bagian User Variables jika tidak ada Variabel dengan nama Path maka Klik New, lalu pada kolom Name di isi dengan nama Path dan pada kolom Value diisi dengan Lokasi BIN pada tempat penginstallan JDK. Namun jika sudah ada Variabel path, maka klik Edit, lalu di akhir Variabel tambahkan tanda ; (Titik Koma) lalu dilanjutkan dengan Lokasi folder Bin pada folder penginstalan JDK
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  5. Selanjutnya pada bagian System Variabel cari Variabel Path terus klik Edit, dan diakhir Value lakukan hal yang sama seperti pada langkah sebelumnya.
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  6. setelah mengkonfigurasi Variabel, selanjutnya adalah menginstall Cordova itu sendiri menggunakan NPM yang sudah include sekalian waktu anda menginstall Node JS, cara menginstall Cordova adalah dengan membuka Command Prompt (CMD) Lalu ketik npm -g install cordova 
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  7. Setelah Cordova selesai terinstall, langkah selanjutnya adalah mulai membuat Project Aplikasinya, caranya tetap masih melalui CMD.
  8. Defaultnya, ketika CMD dibuka anda akan berada di folder C:\Users\Nama Users oleh karena itu kita harus pindahkan lokasi kerja CMD dulu, pada contoh kali ini kita akan bekerja pada Direktori C, nah cara pindahnya adalah dengan mengetik cd\ dilanjutkan dengan menekan Enter.
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  9. Setelah berada di Direktori C:\ maka ketik cordova create aplikasiku
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  10. Otomatis pada Direktori C akan muncul sebuah Folder dengan nama aplikasku dan didalamnya terdapat beberapa Folder-folder.
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  11. Perhatikan pada Folder www, didalam folder inilah bagian yang akan di isi dengan codingan
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  12. Setelah anda selesai melakukan Coding pada direktori www maka langkah selanjutnya adakah mem Build kode HTML5 yang berada di folder www tadi agar bisa menjadi APK caranya adalah masuk terlebih dahulu ke Folder aplikasiku melalui Command Prompt (Ketik cd aplikasiku lalu enter).
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  13. masih di layar CMD ketik cordova paltform add android lalu enter
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  14. selanjutnya ketik cordova build android
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  15. Jika setelah menjalankan perintah ini anda mengalami error maka ketik set ANDROID_HOME=C:\Android\sdk . C:\Android\sdk silahkan disesuaikan dengan lokasi direktori penginstalan Android SDK pada komputer anda.
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7
  16. Jika sudah ulangi mengtik cordova build android. Jika proses build telah selesai anda bisa menemukan aplikasi yang sudah menjadi APK pada Folder platforms\android\build\outputs\apk\ dengan nama android-debug.apk
    Tutorial Cara Install Cordova Di Windows 7


Sekian dulu dari saya, jika terdapat kesalahan dalam penulisan mohon untuk di koreksi dan jika anda mengalami kesulitan dalam proses penginstalan Cordova ini silahkan tinggalkan komentar.

Wassalam




Read More