Catatan Lamers

27 March 2018

Rangkaian Driver Motor H Bridge Menggunakan Transistor untuk Arduino

  1 comment
3/27/2018

Assalamualaikum
Pada artikel ini saya akan mengulas Tutorial Membuat Rangkaian Driver DC Motor menggunakan Transistor agar bisa dikontrol atau dikendalikan dari Arduino.

Seperti biasa, sebelum ke inti artikel, yang akan saya bahas duluan adalah Latar belakang artikel ini saya tulis. Buat yang gak suka buang2 waktu bisa langsung loncat ke bagian Sub BAB "Komponen"  yang ada di bawah.

Beberapa hari terakhir, Setiap kali pulang ke rumah pasti saya di kunciin pintu oleh istri saya Karena pulang udah larut malam. Yah karena lagi gak ada kerjaan alias nganggur saya jadi sering nongkrong sama teman2 sampe larut malam buat sekedar ngopi atau ngebahas hal hal konyol lainya. Sebenarnya sih saya bawa kunci Cadangan tiap keluar rumah, tapi yang jadi masalah kalo udah di Grendel dari dalam rumah, kunci yang saya bawa jadi percuma karena tetap saja pintu gak bisa kebuka, ujung2nya Bangunin istri dan siap kena omel dulu sebelum tidur.  

Sampai akhirnya saya dapat ide untuk mengendalikan Grendel tersebut menggunakan Handphone, agar walaupun saya berada diluar cukup menekan tombol pada di Hanphone maka Grendel akan bergeser dan otomatis pintu terbuka.

Untuk mewujudkan Ide tersebut saya Berencana menggunakan Arduino, Bluetooth HC-05 sebagai Media penghubung ke Smartphone, DC Motor (Menggunakan mekanik bawaan dari CD-ROM) dan terakhir Driver Motor H Bridge. 

Sebenarnya semua part udah lengkap, namun setelah saya periksa ternyata driver motor L298N punya saya sudah rusak, hangus entah kenapa padahal dlu cuma dipake buat mobil2an Remot Control. 

Driver Motor H Bridge ini fungsinya nanti sebagai jalur sumber tegangan Dinamo dan juga agar supaya Dinamo bisa diatur arah putarannya searah jarum jam atau berlawanan. Maka dari itu saya berinisiatif membuat Rangkaian Driver H Bridge menggunakan Transistor untuk menggantikan Modul IC L298N.

Komponen :

  • 4 x NPN Transistor 2N2222
  • 4 x Diode IN4002 (atau Seri IN400x lainnya)
  • 4x Resistor 1.2K Ohm 1.4 Watt
  • Baterai 9V 
  • Kabek Jumper secukupnya

Rangkaian / Wiring / Schematic

Jika tegangan untuk menyalakan Arduino dan untuk Dinamo berasal dari 2 Sumber Baterai/adaptor yang berbeda maka gambar rangkaian dibawah ini perlu di lakukan perubahan sedikit yaitu dengan Mnghubungkan Pin Ground (GND) Arduino dengan Negatif Batterai yang digunakan untuk menghidupkan Dinamo.

Rangkaian H Menggunakan Transistor

Tapi jika Dinamo dan Arduino menggunkan tegangan yang berasal dari sumber yang sama maka tidak ada yang diubah lagi pada Gambar rangkaian diatas

Sketch Untuk uji coba


Pembahasan
Pada Praktek yang saya lakukan, Motor/Dinamo yang saya gunakan adalah yang berukuran kecil (Yang ada dimainan tamiya) Jadi jika anda menggunakan dinamo yang besar maka sesuaikan juga tipe Transistornya dengan transistor yang mampu menghandle arus Motor tersebut.

Sketch atau kode program diatas adalah kode sederhana untuk mengecek apakah rangkaian h bridge sudah jalan atau belum, kode diatas berfungsi untuk menyalakan dinamo searah jarum jam selama 2 detik lalu berhenti setelah itu Berputar lagi berlawanan arah selama 2 detik, begitu seterusnya. 

Prinsip kerja rangkaian diatas sebenarnya sama ketika kita memfungsikan Transistor sebagai saklar, yaitu ketika pin 8 arduino bernilai HIGH maka tegangan 5 v akan melewati resistor R2 dan R3 lalu masuk ke kaki Basis Q2 dan dan Q3 sehingga Trsnsistor Q2 dan Q3 berada dalam keadaan Saturasi atau On menyebabkan arus dari positif baterai bisa masuk masuk ke Collector Q2 lalu keluar di Emitter Q2 dan masuk melewati Motor/Dinamo selanjutnya arus tersebut masuk kembali ke Collector Q3 dan berakhir Di Emitter Q3 yang terhubung juga dengan Negatif Baterai. Sebaliknya Jika pin 9 Arduino yang bernilai HIGH maka Transistor Q1 dan Q4 lah yang akan berperan untuk menggerakkan Dinamo/Motor DC.

Oke cukup sekian dan terima kasih
Jika ada kesalahan mohon di koreksi
Wassalam

Read More

20 March 2018

Membuat PoE untuk Wireless AP Indoor Menggunakan Kabel UTP (Passive PoE)

  No comments
3/20/2018

Assalamualaikum
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya membuat PoE (Power over Ethernet) untuk Radio Wireless Indoor cukup dengan memanfaakan kabel UTP atau kabel LAN.

Tutorial ini rasanya sudah sangat terlambat saya publish diblog ini, karena pada kenyataanya saya Tutorial pada artikel ini sudah cukup lama saya praktekan sendiri, kira-kira 4 tahun yang lalu sewaktu saya masih mulai belajar setting menyetting radio (Sampai sekarang pun masih Belajar).

Ohia mungkin ada dari para pembaca yang belum mengerti apa maksud dari Artikel ini, oleh karena itu akan saya jelaskan dikit biar yang belum faham bisa mengerti maksud dan tujuan dari tulisan saya ini. 

Gini, Bahkan setau saya semua Radio Wireless tipe Outdoor yang dibeli dari toko atau darimana saja asalkan masih buka Dos pasti didalmnya terdapat Beberapa item yaitu Radio, Adaptor, PoE dan kabel LAN. Adaptor digunakan untuk memberikan tegangan kepada Radio sehingga Radio bisa menyala. Karena Namanya Wireless Outdoor sudah tentu pemasanganya pun pasti di luar rumah, Entah itu di Genteng rumah, di tiang atau di tower. Yang jadi permasalahan jika Radio wireless berada diluar rumah Otomatis kita harus menyediakan Terminal Cok listrik untuk memasangkan adaptor, Membawa Terminal cok keluar rumah bisa berbahaya, contohnya jika terjadi hujan dan air masuk ke terminal cok, pasti akan terjadi Korsleting dan bisa saja menimbulkan bahaya yang lebih parah lagi.

Untuk mengatasi hal tersebut maka Produsen Radio Wireless Outdoor menyediakan sebuah alat yang bernama PoE (Power over Ethernet) atau gampangnya Listrik di aliri melalui Kabel Ethernet (LAN/UTP) sehingga cukup digunakan 1 kabel saja yang keluar dari rumah menuju radio Wireless yang berada di luar. 1 Kabel tersebut sudah menangani 2 fungsi yaitu sebagai jalur data dan juga jalur tegangan Sehingga Adaptor cukup dipasang di dalam rumah saja.

Pada Radio Wireless jenis Indoor, tidak disediakanya PoE karena sudah jelas radio Indoor pasti dipasangnya didalam Rumah. Namun adakalanya Kita membutuhkan Radio Indoor ini diletakan di luar Rumah/Ruangan layaknya Radio Wireless Outdoor. Nah Maksud dan tujuan dari Artkel ini adalah agar Radio Indoor yang tidak Support PoE dan tidak dilengkapi dengan PoE tetap bisa di gunakan di Luar rumah dengan Aman karena colokan adaptor bisa dibuat tetap didalam Rumah sama seperti Radio Outdoor.

Oke dari pada kepanjangan mending langsung lihat dan perhatikan gambar dibawah ini untuk cara membuatnya atau cara penyambungan kabelnya
Image From imam77.blogspot.com
Sedikit penjelasan, Kabel UTP terdiri dari 8 susunan kabel-kabel kecil yang berwarna-warni. Untuk komunikasi atau jalur transfer data pada kabel UTP hanya digunakan 4 Buah kabel saja, sehingga tersisa 4 utas kabel lagi yang tidak terpakai. Nah kabel yang tidak terpakai tersebutlah yang akan dijadikan media penyaluran Tegangan dari Adaptor (Power in) ke Jack DC yang terhubung di Radio (Power Out).

Hasil Akhirnya kira2 akan nampak seperti pada gambar dibawah ini
Image From imam77.blogspot.com
Oh ia, jika anda tidak mau ribet memotong dan menyambung kabel, ada cara yang lebih mudah yaitu dengan membeli Kabel PoE Spliter yang bentuknya seperti pada gambar dibawah ini
PoE Spliter / Passive POE

Oke sekian dan terima Kasih
Wassalam

Read More

Rangkaian Remot Perangkat Elektronik menggunakan DTMF CM8870 Tanpa Microcontroller

  1 comment
3/20/2018

Assalamualaikum
Pada project kali ini saya sedang membuat sebuah rangkaian yang berfungsi untuk mengendalikan perangkat menggunakan IC CMOS DTMF Receiver yaitu IC CM8870PI.
Rangkaian Remot Perangkat Elektronik menggunakan DTMF CM8870 Tanpa Microcontroller
Komunikasi data tanpa kabel yang berfungsi Untuk mengendalikan sebuah perangkat dari jarak yang jauh memang sudah bukan hal yang spesial sekarang ini. Dengan menggunakan media Infrared ,Bluetooth, wireless dan lainya, sebuah perangkat atau alat bisa berkomunikasi dengan perangkat lain tanpa terhubung langsung menggunakan kabel fisik sehingganya banyak dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti Remot TV, AC, MP3 player dan masih banyak lagi.

Pada Artikel sebelumnya tentang Kontrol lampu menggunakan Bluetooth, Arduino digunakan untuk berkomunikasi dengan Lampu yang terhubung menggunakan sebuah media Bluetooth yang berfungsi Meng-On kan ataupun Meng-Off kan Lampu yang diputus dan disambungkan melalui Sebuah modul relay. Karena jarak jangkauan maksimal Bluetooth hanya sekitar beberapa meter menjadikan bLuetooth maka Peran Bluetooth bisa digantikan dengan Media lainya seperti Wireless mengingat wireless bisa diperluas jangkauanya dengan adanya perangkat tambahan yang berfungsi sebagai repeater.

Jika jarak jangkauan yang dibutuhkan sangatlah jauh maka budget yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur Repeater menjadi besar pula. Maka pada titik ini Wireless dinilai kurang efisien sehingga bisa digantikan menggunakan media Internet namun dengan syarat perangkat pengontrol dan yang dikontrol harus sama-sama terhubung ke internet untuk bisa saling berkomunikasi. 

Salah satu trik yang bisa di gunakan untuk mengatasi masalah-masalah Jarak jangkau sebuah alat kontrol bisa di atasi dengan memanfaatkan Layanan GSM (SMS Ataupun Telepon) Operator Seluler. 

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba membuat sebuah alat untuk mengendalikan Perangkat Listrik dari jarak jauh menggunakan IC DTMF Receiver menggunakan media Penghubung Telepon selular atau handphone. Alat ini dibuat tanpa bantuan Microcontroller jadi mudah dibuat oleh siapa saja.

Sewaktu saya browsing di internet mengenai IC DTMF CM8870PI ini saya baru tau kalau ternyata IC ini bisa dibilang sudah jadul dan Rangkaian Kontrol relay menggunakan DTMF ini pun sudah lama diaplikasikan sebagai remot jarak jauh.

Pada gambar dibawah ini diperlihatkan rangkaian standar penggunaan IC DTMF CM8870PI
Rangkaian Remot Perangkat Elektronik menggunakan DTMF CM8870 Tanpa Microcontroller
Pada rangkaian diatas Jika pada kaki Q1 s/d Q4 (Output) di pasang sebuah led maka led tersebut akan menyala sesuai Tone atau nada yang masuk ke IC yang berasal dari keypad handphone. Untuk membuat rangkaian diatas bisa berfungsi mengendalikan alat elektronika maka rangkaian diatas perlu di ubah sedikit.

Komponen yang saya gunakan untuk membuat Alat ini adalah sebagai berikut :

  • 1 buah Regulator 7805
  • 1 buah IC DTMF CM8870PI
  • 1 buah Crystal Osc 3.579545 Mhz
  • 1 buah Resistor 1M Ohm
  • 1 buah Resistor 10K Ohm
  • 1 buah Resistor 330K Ohm
  • 2 buah Resistor 22K Ohm
  • 2 buah Resistor 33K Ohm
  • 2 buah Resistor 470 Ohm
  • 2 Buah Kapasitor Keramik 0.1uf (104)
  • 2 Buah Relay 5v/6v/12v (Terserah)
  • 2 Buah Dioda IN4007
  • 2 Buah Transistor NPN (s9014 p)
  • 2 Buah Led indikator (Merah)
Rangkaian bisa anda lihat pada gambar di bawah ini
Rangkaian Remot Perangkat Elektronik menggunakan DTMF CM8870 Tanpa Microcontroller
Rangkaian Kendali Relay Menggunakan DTMF Receiver
Note: Transistor Q1 dan Q2 keliru, harusnya bukan 2n2222, yang saya gunakan adalah S9014

Penjelasan :

Pada rangkaian diatas saya menggunakan Tegangan 12VDC untuk menggerakan koil relay, karena kebeteluan saya menggunakan Relay 12V maka tentu saja membutuhkan 12V untuk membuat relay bisa bekerja. Selain untuk menggerakkan Relay, tegangan 12VDC ini juga digunakan untuk mengaktifkan IC DTMF namun sebelum masuk ke IC, Tegangan 12V tersebut diturunkan dulu menjadi 5V menggunakan Regulator 7805 karena, jika tegangan yang masuk ke IC lebih dari 5V bisa menyebabkan kerusakan pada IC.

2 Buah Led pada rangkaian sifatnya optional saja, alias tidak harus ada. Pada rangkaian diatas saya sengaja menggunakan Led dengan tujuan hanya sebagai indikator Relay dalam keadaan ON atau Off. Jadi jika anda tidak ingin menggunakan Led indikator otomatis Resistor R8 dan R9 pun tidak perlu digunakan.

Transistor Q1 dan Q2 yang saya gunakan adalah jenis NPN dengan tipe S9014 (Kebetulan cuma itu yang saya punya) berfungsi sebagai saklar untuk mengaktifkan Relay. Jadi saat Output Pin 11 pada IC 8870PI menjadi HIGH (5V) maka tegangan akan melewati R6 dan selanjutnya ke kaki Basis Transistor S9014 yang menyebabkan Transistor berada dalam keadaan Saturasi sehingga bisa meng-On-Kan Relay. Transistor bisa diganti dengan tipe NPN lainya, namun jika anda mengganti transistor dengan tipe lain otomatis Nilai Resistor yang terhubung ke kaki Basis pun harus diubah.

Crystal Oscilator yang terhubung di kaki 7 dan 8 IC DTMF haruslah Crystal 3.579545 Mhz karena itu sudah ketentuan berdasarkan datasheet IC 8870 tersebut. jadi tidak bisa menggunakan Crystal Osc dengan frekuensi selain itu.

Untuk input tone atau audio sebaiknya menggunakan Jack Audio Mono karena lebih mudah. Jadi cukup hubungkan kabel Audio dari Jack Mono ke Pin No 2 pada J2 dan Kabel Ground ke Ground. Namun jika anda menggunakan kabel Jack Stereo, maka kabel R dan L (Right & Left) disatukan saja dan dihubungkan ke pin No 2 pada J2 dan Ground tetap ke Ground

Pada penerapanya saya menggunakan Handphone Nokia Jadul sebagai sumber tone atau nada DTMF. Dari yang sudah saya coba, ada beberapa jenis handphone/Smartphone yang tidak support dengan rangkaian ini jadi solusinya adalah dengan merubah ukuran transistor pada kaki 2 IC. Oh ia selain itu saya mendapati saat menggunakan Hanphone yang berbeda maka Outputnya pun berbeda. Contoh saat menggunakan Hanphone Nokia Q1 (Pin 11) Akan aktif jika di tekan tombol 8 pada Keypad Hanphone dan Nonaktif (LOW) saat di tekan tombol 9. Namun saat saya menggunakan Smartphone Xiaomi Tombol yang digunakan untuk Mengaktifkan Q1 sudah bukan tombol angka 8 dan 9 lagi melainkan 1 dan 2.

Pengoperasianya pun sangat mudah, Di Handphone yang terhubung ke Alat ini disetting dulu pengaturan panggilannya menjadi Auto Answer agar supaya saat ada telepon masuk bisa otomatis langsung dijawab. Jadi saat kita menelepon ke Handphone tersebut dari Handphone lain otomatis akan dijawab dan saat kita menekan Keypad atau angka2 pada Handphone, Suara atau nada dari tombol-tombol tersebut akan terdengar pula di Handphone penerima yang mana nada2 tersebut di teruskan ke IC DTMF melalui Kabel Audio sehingga bisa merubah nilai Output IC dari LOW ke HIGH ataupun sebaliknya.
Rangkaian Remot Perangkat Elektronik menggunakan DTMF CM8870 Tanpa Microcontroller

Oke rasanya sudah capek saya mengetik jadi sebaiknya diakhiri saja sampai disini
Mohon maaf jika penjelasan terlalu panjang dan bertele-tele atau mungkin penjelasan saya diatas agak membingungkan ataupun keliru, karena pada dasarnya saya pun masih dalam tahap belajar dan masih banyak kekurangan

Sekian dan Terimakasih
Wassalam









Read More

26 February 2018

Flashing Samsung Lipat (GT-E1272) Yang lupa Kata sandi

  No comments
2/26/2018

Assalamualaikum
Selama ini yang saya ketahui istilah Flashing firmware itu hanya bisa dilakukan pada Handphone dengan Sistem operasi Android, Blackberry dan Ponsel pintar lainya (Smartphone). Namun ternyata yang baru saya ketahui bahwasanya Handphone Biasa (Bukan Smartphone) seperti Samsung GT-E1272 atau kalau didaerah saya disebut Samsung Lipat bisa juga di flashing firmwarenya.


Hal ini saya sadari ketika ada seorang teman yang meminta tolong untuk dibukakan Samsung lipat yang dalam keadaan terkunci. Karena awalnya saya tidak mengetahui kalau Handphone seperti ini bisa di flash, makanya saya tidak menyanggupi permintaan teman saya tadi. Sesaat sebelum teman tersebut  pergi saya menyadari sesuatu yaitu, saya baru ingat bahwa Samsung GT-E1272 ini sudah menggunakan Port USB untuk chargernya jadi saya pikir ada kemungkinan untuk di hubungkan dengan komputer melalui port USB.

Dan ternyata benar saja, setelah browsing beberapa saat saya menemukan petunjuk bahwa Samsung GT E1272 ini bisa di flashing firmwarenya untuk mengatasi Lupa sandi dengan cara seperti dibawah ini

Download dulu Bahan-bahannya

Langkah langkah
  1. Install Driver
  2. Extract file Reseaech download lalu jalankan softwarenya
  3. Klik tanda Gear lalu arahkan ke file Firmware yang sudah di Extract
  4. Klik Icon Play untuk Memulai Proses Flashing
  5. Matikan Samsung GT-E1272 lalu tekan dan tahan  tombol Tengah/OK dilanjutkan dengan menghubungkan kabel USB yang sudah terhubung di PC
  6. Jika pada Aplikasi Research sudah mendeteksi adanya Handphone yang terhubung dan terlihat Proses flashing sudah dimulai maka lepaskan tombol Tengah/OK lalu selanjutnya tinggal menunggu sampai Proses Flashing selesai
Note : Buat yang pake Windows 10 dan gagal menginstall Driver Spreadtrum, Caranya Disable Driver Signature Windows dulu terus Drivernya di Install Manual lewat Device Manager

Read More

23 February 2018

Rangkaian Audio Amplifier Sederhana dengan IC LM386

  No comments
2/23/2018

Assalamualaikum
Artikel kali ini saya akan membahas tentang bagaimana caranya membuat sebuah Mini Amplifier sederhana menggunakan IC LM386. Rangkaian ini cocok untuk pemula seperti saya, karena cara membuatnya yang sangat mudah dan juga komponen-komponen nya pun dengan mudah bisa kita dapatkan.

Sudah banyak Contoh rangkaian audio amplifier Menggunakan IC LM386 ini yang berterbaran di Blog blog lain, Rangkaian yang akan saya share ini pun bisa dibilang hampir mirip dengan rangkaian-rangkaian lainya bahkan mungkin anda akan menemukan rangkaian yang sama persis dengan yang saya share ini, karena pada dasarnya semua rangkaian Amplifier LM386 didasari oleh rangkaian Minimum yang kemudian di modifikasi dengan selera masing-masing namun pada dasarnya kesemuaan itu sama saja hanya saja mungkin berbeda pada kualitas hasil output audionya saja.

Sebelum masuk ke komponen dan rangkaian ada baiknya anda perhatikan gambar dibawah ini untuk mengetahui Pinout atau fungsi dari masing-masing kaki IC LM386.
Rangkaian Minimumnya adalah seperti pada gambar dibawah ini dengan Gain atau penguatan sebesar 20x
Untuk meningkatkan Gain sampai 200x anda cukup menghubungkan Pin 1 dan 8 menggunakan sebuah Kapasitor

Komponen yang dibutuhkan

  1. IC LM386
  2. Potensio 10K
  3. Resistor 10 Ohm
  4. Elco 220uF 16v/25v 2 buah
  5. Elco 100uF 16v/25v 1 buah
  6. Elco 10uF 16v/25v 1 buah
  7. Kapasitor Mylar 474j
  8. Jack Audio 3 Pin
  9. Speaker 8 Ohm
Jalur Scehmatic atau rangkaianya bisa anda lihat pada gambar dibawah ini
Catatan :

  • Nilai C2 pada Gambar diatas seharusnya bernilai 220uF
  • Untuk Jack Audio , disini saya menggunakan headset bekas yang memiliki 3 Kabel, 1 Untuk Right (Kanan), 1 Left(Kiri) dan 1 lagi Ground. Karena rangkaian ini merupakan Rangkaian audio mono maka kabel left dan right disatukan saja untuk jadi input audionya. Untuk mengetahui fungsi masing-masing kabel saya menggunakan Avometer dengan cara Kabel yang terhubung ke Bagian paling besar pada ujung jack audio adalah Ground secara otomatis, ke 2 kabel lainya adalah Left dan Right.
  • Input Power DC bisa berasal dari Charger Hp (5v) namun untuk mendapatkan kualitas suara yang bagus disarankan minimal tegangan adalah 9v tapi jangan sampai lebih dari batas tegangan kerja IC LM386.
Berikut penampakan simple mini audio Amplifier yang telah saya solder pada papan PCB

Sekian dan Terimakasih 
wassalam

Read More

05 February 2018

Baterai Kancing AG13 Ternyata bisa Di Charge / Isi Ulang

  No comments
2/05/2018

Assalamualaikum
Beberapa minggu yang lalu, diawal Januari 2018 saya pernah membeli Thermometer digital dari sebuab toko online yang rencananya akan saya Gunakan untuk memantau suhu Mining Rig yang ada di rumah saya.
Thermometer Digital 
Setelah menunggu kurang lebih 6 hari  (Pulau Jawa ke Sulawesi ) akhirnya semua pesanan saya pun sampai termasuk Thermometer digital tersebut. Ketika memeriksa barang pesanan, saya agak kecewa karena Thermometer yang baru saja di beli dalam kondisi Off alias tidak menyala. 

Awalnya saya pikir Thermometernya rusak karena Pada thermometer sudah terpasang 2 buah Baterai Kancing AG13 (Baterai Jam) yang artinya seharusnya Thermometer sudah harus langsung nyala. Usut punya usut ternyata saya keliru, Thermometernya tidak rusak, melainkan Baterai yang digunakan ini yang dalam keadaan sudah lemah alias lowbet.
Saya coba kewarung dekat rumah untuk membeli Baterai pengganti namun ternyata baterai seperti ini (AG13) sangat jarang dijual di warung2 kecil, adanya di Toko atau tukang servis Jam. 

Karena jarak rumah dan Toko yang lumayan jauh (Maklum saya tinggal di pinggiran kota) maka saya putuskan untuk memodifikasi saja Sumber power sebagai pengganti Baterai untuk menyalakan Thermometer ini.

Sebagai langkah awal saya harus mengetahui dulu berapa tegangan yang dibutuhkan oleh thermometer ini, apakah 1.55V seperti tegangan sebuah baterai Kancing atau 3V. Hal ini dikarenakan thermometer ini menggunakan 2 buah Baterai sedangkan saya tidak mengetahui baterai ini dihubungkan secara seri atau paralel, dan setelah saya bongkar dan lihat jalur Tegangan input (Baterai) pada papan rangkaian, barulah saya tahu ternyata kedua baterai AG13 ini dihubungkan Paralel jadi nilai teganganya tetap 1.55V. 

Setelah mengetahui kebutuhan tegangan, saya langsung pasang Kabel merah di bagian konektor positif dan kabel hitam di konektor Negatif yang rencananya akan digunakan sebagai jalur alternatif untuk sumber tegangan pengganti Baterai aslinya (AG13).

Setelah selesai di rakit kembali, saya menghubungkan jalur kabel alternatif tadi ke power supply variabel dengan tegangan 1.5V dan hasilnya Thermometer pun menyala dan berfungsi sebagaimana mestinya. 

Sekitar 6 jam kemudian tiba2 terjadi pemadaman listrik alias mati Lampu namun ada yang aneh dengan thermometer tadi, disaat Listrik padam yang mana otomatis Power supply pun padam tapi Kok bisa thermometer tetap nyala. saya cek kembali ternyata Baterai yang tadi saya pikir sudah lowbet masih terpasang di dalam dudukan/konektornya. Saya kira baterai tersebut sudah saya buang namun nyatanya ketika saya selesai memasang kabel Alternatif tadi, baterainya pun saya pasang kembali. Ini artinya kemungkinan besar saat saya memberi tegangan ke thermometer dari power supply, disaat yang sama Baterai yang sudah lowbet tersebut terisi kembali alias di charge. Dan sampai dengan listik kembali menyala Thermometer pun masih menyala normal tanpa perlu tegangan External, hanya menggunakan Baterai yang sudah lowbet tadi.

Karena penasaran, saya pun mencari informasi tentang apakah baterai kancing atau baterai Jam bisa di isi kembali atau tidak karena setahu saya baterai seperti ini adalah tipe single use atau sekali pakai atau non-rechargeable alias gak bisa di cas. 

Hasil dari pencarian informasi yang saya lakukan masih belum memuaskan karena informasi yang saya dapatkan, ada yang mengatakan bisa di charge, ada yang mengatakan tidak atau sebaiknya jangan. Informasi lainya ternyata ada juga dijual baterai Kancing atau yang khusus rechargeable atau bisa di isi ulang dan yang umum dijual di toko-toko atau tukang servis jam itu termasuk baterai yang tidak bisa di isi ulang. 

Dari semua sumber informasi tersebut saya cenderung lebih berkiblat pada sebuah Blog yaitu blog 888-88, pada salah satu artikelnya yang membahas tentang Tekhnik Charge baterai Li-Ion (Lithium-Ion) disebutkan disitu bahwa

"Kita banyak beranggapan bahwa baterai ini hanya sekali pakai, padahal dapat di charge ulang, perusahaan baterai ini biasa tidak merekomendasikan charger ulang ya dengan maksud agar orang beli lagi"

Kalimat pada paragraf tersebut (Dari Blog 888-88) memang ada benarnya juga sih tapi untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan ada baiknya kita ikuti saja Saran dari produsen baterainya dengan membeli baterai baru lagi ketika baterak lama anda sudah lemah.

Tapi.... jika anda keras kepala dan bandel (seperti saya) silahkan di coba charger aja tali tetap hati2. Keuntunganya ya kita bisa sedikit menghemat beberapa ribu rupiah yang tadinya untuk beli baterai baru bisa di alihkan untuk disimpan atau beli sesuatu yang lain.

Oh ia sekedar informasi tambahan sebelum Dongeng ini saya akhiri, Thermometer yang menggunakan baterai kancing (Button Cell) yang sudah low tadi, sampai dengan hari ini (6 Februari 2018) masih menyala dengan normal, jadi terhitung kira2 sudah hampir 3 minggu semenjak saya charge baterai kancing tadi masih bertahan dan semoga kalau lowbat lagi masih bisa di charge kembali dan untuk seterusnya

Oke sekian dan Terimakasih
Wassalam

Read More

04 February 2018

Rangkaian Charger Baterai Li-Po dengan IC LM324

  No comments
2/04/2018

Assalamualaikum
Kemaren pas lagi bersih-bersih di gudang, saya nemu Baterai cadangan bekas mainan Remot Control milik adik saya. Mainanya sih udah gak ada lgi, udah dijual lagi katanya jadi yang tersisa tinggal Baterai cadangan ini aja tanpa charger.

Karena saya berencana akan menggunakan Baterai jenis Lithium polymer ini makanya saya harus membuat chargernya dulu, biar supaya kalo Lowbet bisa di isi kembali.

Berikut Rangkaianya :

Komponen :

  1. LM324
  2. 7809 Voltage Regulator
  3. Resistor 7.2 K
  4. Resistor 4.7 K
  5. Resistor 10K 2 Buah
  6. Resistor 100 Ohm 
  7. Resistor 100 Ohm 1/2 Watt
  8. Led
  9. Transistor 2n2222
  10. Dioda IN4148
Regulator LM7809 disini hanya berfungsi sebagaia penstabil tegangan dari sumber tegangan (Saya menggunakan Adaptor 12v) menjadi 9V. Jadi jika anda mempunya adaptor 9V maka Regulator 7809 ini bisa ditiadakan. Atau bisa juga anda menggunakan nilai tegangan lain (Diatas 5v), bebas berapapun nilai inputnya dengan ketentuan nilai komponen lainya pun ikut diubah untuk menyesuaikan.

Tegangan 9v dari LM7809 ini masuk ke Rangkaian pembagi tegangan yang terdiri dari R1 dan R2 sehingga menghasilkan nilai 3.5V yang nantinya akan masuk ke Kaki 3 pada IC LM324 sebagai nilai tegangan Referensi. Nilai 3.5v ini didapat berdasarkan Rumus Pembagi tegangan yaitu Vout = Vin x [R1 / (R1+R2)]. Jadi jika anda tidak menggunakan Regulator 7809 atau tegangan masuk anda bukan 9v maka silahkan menyesuaikan Nilai R1 dan R2 menggunakan Rumus atau persamaan pembagi tegangan tersebut.

R5 ini disni berfungsi sebagai pembatas Arus charger sebesar 61mA, Berikut persamaanya :
I = V/R
I = V/100 Ohm
I = (Vin - VceSat - Vb ) / 100 Ohm
I = ( 9 - 0.2 - 2.7 ) / 100
I = 61mA

Vin adalah nilai tegangan masuknya, Nilai VceSat bisa anda lihat di datasheet dari Transistor yang anda gunakan, karena disini saya menggunakan 2n2222 maka nilai VceSat adalah 0.2 sedangkan untuk Vb adalah Nilai Tegangan Baterai saat baterai sudah habis. Jadi jika anda menggunakan nilai input berbeda atau anda menginginkan Nilai arus yang berbeda anda hanya perlu merubah Nilai R5 ini dengan cara menghitung terlebih dahulu menggunakan persamaan di atas.

Nilai tegangan Batterai akan masuk ke Pin 2 IC LM324 sebagai penentu apakah batterai madih butuh di charger atau tidak dengan cara ketika tegangan baterai masih dibawah 4V maka nilai tegangan yang masuk ke Pin 2 adalah dibawah 3.5V hal ini dikarenakan adanya drop tegangan ketika melewati Dioda sehingga Output LM324 (Pin 1) tetap mengeluarkan tegangan (Charging) sampai tegangan baterai lebih dari 4V yang artinya nilai tegangan masuk ke kaki pin 2 sudah lebih besar daripada nilai tegangan referensi yang ada di kaki pin 3 (3.5v) dan otomatis output ic akan ke Ground sehingga transistor akan dalam posisi Off atau berhenti Charge.

Sekian dan Terima kasih
wassalam



Read More

30 January 2018

Tutorial Arduino dan LCD 16x2 Menggunakan Shift Register 4094

  No comments
1/30/2018

Assalamualaikum


Seperti pada artikel sebelumnya, agak sulit bagi saya untuk menemukam referensi penggunaan Shift Register 4094 pada LCF 16x2 karena kebanyakan tutorial yang ada seringkali menggunakan Shift register tipe 74HC595 yang tidak saya miliki

Memang sih, dari Pinout kedua shift register tersebut hampir mirip namun karena pada dasarnya saya juga baru belajar maka butuh petunjuk yang lebih benar benar pas dan sesuai.

Yang dipersiapkan
  1. Arduino Uno (Tipe lain juga bisa)
  2. LCD 16x2 
  3. Shift Register 4094 ( saya pakai HC4094BCN)
  4. Libraries New Liquid CrystalMaster

Langsung Wiringnya sepeti pada gambar dibawah ini

Penjelasan
  1. Dengan menggunakan Shift Register kita bisa menghemat banyak pin IO Arduino karena dengan begini hanya 3 PIN arduiono yang digunakan.
  2. Jika kontras layar ingin di atur langsung dari arduino maka dibutuhkan 1 Pin lagi untuk Backlight kontrasnya, tapi jika tidak suka bisa pakai Potensiometer saja
  3. Sumber power saya menggunakan dari arduino dengan mengambil dari Pin 5v dan GND
  4. Silahkan dipelajari penggunaan tiap perintah dari library ini dengan melihat contoh contoh program yang tersedia di menu example

Sekian dan Terima kasih

Read More

Membuat Power Supply Variable Dengan LM317

  No comments
1/30/2018

Assalamualaikum
Seringkali dalam proses belajar elektronika saya kesulitan mendapatkan sumber tegangan yang sesuai dengan keperluan saya.  Contohnya saat saya membutuhkan tegangan 3Volt, maka saya harus merangkai beberapa resistor untuk membagi tegangan 12 Volt yang bersumber dari Aki. Hal ini tentunya sangat tidak efisien maka muncul lah ide untuk membuat sebuah sumber tegangan yang bisa di atur nilai keluaranya atau biasa di sebut juga power supply variable. 

Alat ini biasanya selalu ada di tempat tukang servis Handphone atau servis alat elektrnoik lainya, namun karena harganya yang tidak murah untuk kantong saya, makanya saya berinisiatif untuk mencoba membuatnya sendiri.


Setelah Browsing, tentang cara membuat Power supply variable saya mendapatkan petunjuk bahwa IC Regulator yang kerap di gunakan untuk membuat PSU Variable salah satunya adalah Tipe LM317 dengan kemampuan keluaran arus 1.5A.

Kebetulan saya mempunyai IC LM317 yang saya copot dari bekas UPS Rusak. Setelah membaca datasheetnya ternyata rangkaiannya pun bisa dibilang sangat simpel karena hanya membutuhkan beberapa komponen tambahn lain untuk membuat Power Supply Variable dengan IC Regulator LM317 ini


Komponen yang dibutuhkan
  1. Trafo Step Down Non CT ( CT Pun bisa, Untuk Amperenya disesuaikan sja dengan kebutuhan)
  2. Dioda IN4007 x 5
  3. Kapasitor 2200uF (Nilai V harus lebih besar dari keluaran Trafo)
  4. IC LM317 x 1
  5. Kapasitor 0.1uF x 1
  6. Kapasitor 1 uF x 1
  7. Resistor 220 Ohm x 1
  8. Potensiometer 10 KOhm x 1
  9. DC Voltmeter & Ampermeter (Optional)


Saat pertama kali membuat PSU Variable ini saya hanya memiliki sebuah Trafo 2A karena itu saya tidak menggunakan Transistor untuk menguatkan arus Output dari LM317 yang hanya sebesar 1.5A saja.
Skema Rangkaianya seperti ini :

Dan setelah saya masukan ke dalam Box hasilnya seperti ini

Setelah beberapa hari, saya mencoba merubah kembali desain dari PSU Variable ini agar lebih simpel dan portable makanya saya memutuskam untuk tidak lagi menggunakan Trafo dan saya menggunakan Box yang lebih kecil yaitu menggunakan Kotak Adaptor Charger laptop bekas.

Untuk sumber teganganya saya ambil dari Charger Laptop dengan spesifikasi 19V 3A. Untuk memudahkan Masuknya tegangan input dari Charger Laptop kedalam Rangkaian LM317 makanya saya menggunakan Jack Female biar sumber catu dayanya bisa dari Adaptor lain yang menggunakan Jack Male.
Karena Arus dari Charger adalah 3A makanya saya menambahkan Transistor power untuk menguatkan arus yang tadinya hanya 1.5A dari Output IC LM317
Transistor yang saya gunakan adalah tipe 2N3055 yang saya ambil dari bekas Amplifier yang sudah rusak.

Maka rangkaianya menjadi seperti ini
Nah tampak hasil akhirnya ada pada gambar dibawah ini

Jika ada kesalahan atau kekeliruan dalam artikel ini mohon untuk di koreksi
Sekian dan terima kasih

Read More

29 January 2018

Cara Paling mudah Bypass Mi Account pada Redmi Note 4G Dual SIM (Gucci)

  1 comment
1/29/2018

Assalamualaikum
Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana caranya menghilangkan atau melewati Verifikasi Akun mi pada Xiaomi Redmi Note 4G Dual SIM alias Gucci. Ceritanya sore tadi ada kenalan yang minta tolong untuk di bukakan Handphone Xiaominya yang dalam keadaan terkunci oleh verifikasi akun mi, Katanya Xiaomi ini dibelinya dari seseorang beberapa bulan sebelumnya, dan sudah dia gunakan tanpa ada masalah apapun sampai pada suatu hari Handphone ini stuck di logo dan ia berinisiatif untuk membawa handphone tersebut ke tempat servis. Di tempat servis ternyata handphone ini kemungkinan di Reset atau mungkin di Flashing sehingga ketika Redmi Note 4G ini booting kembali memerlukan verifikasi akun mi yang digunakan pada Handphone tersebut sebelum di Reset ke pengaturan awal.

Yang jadi masalahnya disini adalah, Akun Mi yang digunakan pada Handphone tersebut ternyata adalah milik dari pemilik pertama handphone tersebut, dan orang tersebut sudah tidak bisa dihubungi lagi alias hilang kontak makanya saya mencoba membypass verifikasi akun mi ini dengan bantuan sebuah tools.

Awalnya sih saya tidak percaya bahwa tools ini bisa berfungsi sebagaimana mestinya, karena cara penggunaanya yang begitu simpel dan ukuran filenya yang tidak begitu besar, apalagi di tambah ketika saya mendownload Tools ini, Antivirus Microsoft Security Essential yang ada di PC saya mendeteksi bahwa tools ini adalah Virus. Namun karena tidak ada pilihan lain, saya terpaksa mencoba tools ini dengan mengabaikan peringatan dari Antivirus, dan Alhamdulillah ternyata berhasil , di tandai dengan ketika saya hidupkan kembali Redmi Note 4G Dual SIM (Gucci) ini tidak lagi meminta verifkasi akun Mi seperti sebelumnya.

Dari yang saya baca, Tools ini bisa membypass semua tipe Xiaomi, tapi menurut analisa saya, tidak semua tipe Xiaomi bisa di Unlock atau di Bypass dengan tools ini, hanya tipe-tipe Xiaomi keluaran lama saja yang belum menggunakan Lock Bootloader. Namun jika anda penasaran apakah Tipe Xiaomi anda bisa digunakan atau tidak apa salahnya anda mencoba menggunakan tools Ini.

Oke langsung saja Bahan yang dibutuhkan
  1. Tools Bypass Xiaomi Account Remover
  2. Driver ADB  dan Fastboot
  3. Kabel data/USB
  4. Handphone Xiaomi 

Petunjuk
  1. Download Tools Bypass Xiaomi Account Verification 
  2. Extract file tersebut menggunakan Winrar (Jika ada peringatan virus abaikan saja, Jika perlu Disable Antivirus untuk sementara waktu)
  3. Matikan Redmi Note 4G
  4. Masuk ke menu Fastboot dengan menekan tombol Power dan Volume Down secara bersamaan
  5. Hubungkan Kabel USB dari Redmi Note 4G ke Komputer
  6. Jalankan Aplikasi Bypass Xiaomi Account Verification lalu pilih Xiaomi - MI Account Remover (Sesuaikan dengan versi windows anda) Lalu klik Start
  7. Akan muncul  popup Command Prompt, yang perlu anda lakukan hanya menekan tombol Enter saja beberapa kali sampai proses Selesai dan Redmi Note 4G akan otomatis melakukan Reboot
  8. Selesai



Sekian dan terima kasih
Wassalam

Read More

24 January 2018

Tutorial Install TWRP dan Root Redmi Note 4X Mediatek/MTK (Nikel)

  No comments
1/24/2018

Assalamualaikum

Syarat utama untuk menginstall TWRP dan Root pada Redmi Note 4x ini yaitu Wajib hukumnya sudah UBL (Unlock Bootloader), syarat ini berlaku untuk semua tipe Xiaomi keluaran tahu  2016 keatas. Bagi yang belum UBL maka lakukan Request UBL terlebih dahulu caranya bisa di baca di sini : Cara Request Unlock Bootloader (UBL) untuk semua jenis Xiaomi



Langkah-langkah penginstallan TWRP serta Root pada redmi note 4x Mediatek inipun bisa dibilang sama persis dengan tipe Xiaomi lainnya (Baca juga: Install TWRP dan Root redmi Note 4x Snapdragon), hanya saja yang membedakan ada pada Versi TWRP nya.

Oke daripada kepanjangan mending langsung saja siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan
  1. Redmi Note 4x Mediatek/MTK Chipset (Nikel) yang sudah unlock Bootloader
  2. Kabel USB
  3. Minimal ADB dan Fastboot
  4. TWRP 3.1.0.1 (Harus login ke Forum MIUI baru bisa Download)
  5. USB Driver
Pastikan USB Debugging sudab aktif ya, kalau udah UBL pastinya USB debuggingnya udah aktif lah kan jadi bisa langsung di matiin /Power Off Redmi note 4x nya. Masuk ke Mode fastboot dengan cara Redmi note 4x dalam posisi Off tekan tombol Power dan volume Down secara bersamaan, saat dirasa bergetar lepas tombol Power tapi tombol volume down tetap ditahan sampai masuk ke menu Fastboot
  1. Colok kabel USB dari Redmi Note 4x ke PC yang sudah di Install Driver
  2. Install Minimal ADB dan Fastboot, lalu masuk ke Folder instalasinya yang terletak di C:Program Files\Minimal ADB & Fastboot
  3. Didalam Folder tersebut tahan tombol Shift lalu Klik Kanan terus pilih Open Command Prompt Here
  4. Copy dan pastekan File TWRP yang sudah didownload kedalam Folder Minimal ADB & Fastboot ini
  5. Untuk memudahkan proses Flashing, ubah nama File TWRP menjadi twrp.img saja 
  6. di layar Command Prompt (CMD) ketik perintah fastboot flash recovery twrp.img lalu enter
  7. Jika sukses melakukan flashing maka otomatis Redmi Note 4x akan Reboot dan masuk ke TWRP, jika tidak otomatis reboot, maka bisa anda lakukan secara manual dengan cara matikan Redmi note 4x lalu masuk ke TWRP dengan cara menekan tombol Power dan Volume Up Secara bersamaan sampai muncul logo TWRP

Proses Rooting

Setelah masuk ke TWRP Download File root (Link ada dibawah) lalu taruh didalam Flashdisk terus hubungkan Flashdisk tersebut ke Redmi Note 4x menggunakan Kabel OTG, jika tidak punya kabel OTG maka hidupkan kembali  Redmi Note 4x secara Normal lalu Copy file Root ke dalam Memory internal, setelah itu kembali Matikan Redmi note 4x dan masuk kembali ke TWRP untuk melakukan rooting

Didalam TWRP pilih menu Install terus pilih file Root yang tadi di copy lalu geser ke kanan untuk memulai Proses Rooting , jika tidak ada Error itu artinya Redmi Note 4x Mediatek telah berhasil di Root



Oke Sekian dan Terimakasih
Wassalam

Read More